FILOSOSFI ILMU PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI
Seperti yang diperintahkan oleh Allah SWT, bahwa kita (manusia) diperintah untuk iqra' (membaca). Perintah yang pertama kali ini diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk membaca. Meskipun saat itu Nabi Muhammad SAW tidak bisa membaca, tapi tetap diperintahkan untuk membaca.
Membaca bisa membaca apa saja, baik itu membaca buku, kitab, majalah, koran, mebaca tanda-tanda kebesaran Allah, membaca sifat manusia, membaca gerakan-gerakan alam, dan lain sebagainya.
Tapi ketika kita membicarakan perpustakaan, tentu saja kita akan berpikir tentang buku-buku. Seperti kata pepatah bahwa "Buku adalah jendela dunia". Itu memang benar, buku memang jendela dunia, dengan membaca kita akan mengetahui berbagai macam informasi dari seluruh dunia. Apalagi sekarang ini didukung dengan kecanggihan teknologi seperti internet. Bahkan kejadian yang baru terjadi satu menit yang lalu bisa menyebar keseluruh dunia denga begitu cepat, karena kecanggihan teknologi tersebut.
Lalu apa definisi perpustakaan?
Menurut saya sendiri (Maryam), perpustakaan adalah suatu tempat yang menyediakan informasi untuk bahan ajar atau bahan baca yang berbentuk buku atau benda, bisa berupa cetak atau digital yang dikelola dengan sedemikian rupa untnuk memenuhi kebutuhan informasi manusia.
Sedangkan menurut RUU Perpustakaan Bab I pasal 1, perpustakaan adalah institusi yang mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan.
Adapun pengelolaannya (management) bisa dengan 4 cara, yaitu :
- Akuisisi (Acquisition).Pengadaan bahan pustaka, bisa dilakukan dengan cara pembelian, tukar menukar, hadiah (baik diminta atau langsung).
- Pengolahan (Processing).Klasifikasi dan katalogisasi.
- Penyebaran (Dissemination).Public realation dan marketing.
- Peletarian (Priservation).Dosen : Ibu Merryam Agustine (UINSUKA Yogya)


0 komentar: