[FOOTNOTE] PERPUSNAS SUDAH, PERPUSTAKAAN MANA BERIKUTNYA?
![]() |
| Kibarkan bendera ALUS di depan Perpusnas RI |
Beberapa bulan yang lalu, saya dan
beberapa teman dari ALUS berencana mengunjungi Perpusnas RI (Perpustakaan
Nasional Republik Indonesia) di Jakarta. Akhirnya beberapa hari yang lalu, kami
berhasil mewujudkan rencana kami. Awalnya kami berencana mengunjungi Perpusnas
yang gedungnya berada di Jl. Merdeka Selatan. Tetapi ternyata gagal dikarenakan
gedung perpustakaan sedang dalam tahap perbaikan. Jadi kami memutuskan
mengunjungi Perpusnas yang berada di Jl. Salemba Raya.
Gedung perpustakaan ini berdekatan
dengan gedung Kementrian Sosial. Sejenak sewaktu memasuki gerbang depan seakan
gak percaya sudah berada disini hanya dengan kami bersepuluh.Oh ini lho perpustakaannya milik negara
Indonesia. Perpustakaan yang dulu Cuma sering denger namanya aja. Sekarang bisa
langsung tau bentuknya.
Setelah kami makan siang dan sholat
jama’ qasar akhirnya kami memasuki perpustakaan ini. Di atas pintu masuk ada
kata-kata yang saya suka. ‘Perpustakaan Sebagai Wahana Belajar Sepanjang
Hayat’.
Masuk ke lobi perpustakaan, kami
melihat-lihat sekitar dan berfoto ria. Bahkan di depan dibentuk sebuah gambar
timbul berbentuk buku dengan banyak orang beraktifitas di dalamnya. Langit-langitnya
juga terdapat semacam lampu atau hiasan yang digantung berbentuk buku.
Sebelum kami masuk ke dalam ruang koleksi,
kami harus mengisi buku tamu terlebih dahulu. Harusnya kami membuat kartu
anggota saat itu, tapi berhubung antrian banyak, akhirnya kami meminta ijin
pada petugas untuk masuk saja. Petugas mengijinkan asal kami tidak meminjam
koleksi perpustakaan.
![]() |
| Opac di lantai 2 |
Di lantai dua, terdapat ruang
catalog, ruang baca dan opac yang berderer-deret. Ada banyak sekali lemari
catalog. Lalu saya melihat rak catalog yang satu ini unik. Saya agak kagum
dengan penataan catalog yang satu ini. Bentuk rak nya melingkar dan kartu
katalognya diletakkan dalam sebuah tempat seperti album foto. Selama ini yang
saya tau, lemari catalog itu seperti lemari laci yang mempunyai tusuk disetiap
lacinya dan katalognya ditusuk pada laci. Emangnya
sate?Kok pake ditusuk segala.
![]() |
| Rak katalognya cantik |
Selanjutnya kami melanjutkan
melihat-lihat perpustakaan ini. Dari lantai pertama sampai lantai ke tujuh.
Sayangnya waktu kami saat itu hampir habis, jadi kami harus melanjutkan
perjalanan kami ke tempat tujuan selanjutnya. Dan kami bener-bener jalan. Jalan
kaki maksudnya. Sampe stasiun manggarai yang letaknya lumayan jauh.
Dari yang kami ketahui, koleksi di
perpustakaan ini berupa koleksi terbitan berseri dan koleksi referensi saja. Seperti
surat kabar, majalah, buku langka, koleks audio visual, tesis, peta dan
lukisan, koleksi berkala mutakhir dan lain sebagainya. Kalaupun ada buku
mungkin hanya sedikit. Buku-buku mungkin berada di perpustakaan yang berada di
Jl. Merdeka. Jadi koleksi disini tidak bisa dipinjam langsung. Jika kami ingin
melihat, kami harus minta bantuan pustakawan untuk membantu mencarikan.
Sebelum kami pulang, kami mendapat
informasi bahwa buku-buku yang ada di Jl. Merdeka dipindah digedung sebelah.
Tapi setelah kami cek, sepertinya perpustakaan yang digedung sebelah baru
tutup. Yah, agak kecewa sih. Udah
jauh-jauh kesini ternyata perpustakaannya tutup. Gak bisa bikin kartu
anggotanya lagi. Hffffttt. Tapi yaudah sih. Kali aja ada lain kali. Jadi bisa
kesini lagi :D
Berhubung Perpusnas RI sudah didapet, selanjutnya pergi ke Perpusnas mana lagi ya?








0 komentar: