Kibarkan bendera ALUS di depan Perpusnas RI Beberapa bulan yang lalu, saya dan beberapa teman dari ALUS berencana mengunjungi Perpus...

[FOOTNOTE] PERPUSNAS SUDAH, PERPUSTAKAAN MANA BERIKUTNYA?

20.26.00 Unknown 0 Comments

Kibarkan bendera ALUS di depan Perpusnas RI
Beberapa bulan yang lalu, saya dan beberapa teman dari ALUS berencana mengunjungi Perpusnas RI (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) di Jakarta. Akhirnya beberapa hari yang lalu, kami berhasil mewujudkan rencana kami. Awalnya kami berencana mengunjungi Perpusnas yang gedungnya berada di Jl. Merdeka Selatan. Tetapi ternyata gagal dikarenakan gedung perpustakaan sedang dalam tahap perbaikan. Jadi kami memutuskan mengunjungi Perpusnas yang berada di Jl. Salemba Raya.

Gedung perpustakaan ini berdekatan dengan gedung Kementrian Sosial. Sejenak sewaktu memasuki gerbang depan seakan gak percaya sudah berada disini hanya dengan kami bersepuluh.Oh ini lho perpustakaannya milik negara Indonesia. Perpustakaan yang dulu Cuma sering denger namanya aja. Sekarang bisa langsung tau bentuknya.
Setelah kami makan siang dan sholat jama’ qasar akhirnya kami memasuki perpustakaan ini. Di atas pintu masuk ada kata-kata yang saya suka. ‘Perpustakaan Sebagai Wahana Belajar Sepanjang Hayat’.
Masuk ke lobi perpustakaan, kami melihat-lihat sekitar dan berfoto ria. Bahkan di depan dibentuk sebuah gambar timbul berbentuk buku dengan banyak orang beraktifitas di dalamnya. Langit-langitnya juga terdapat semacam lampu atau hiasan yang digantung berbentuk buku.
 Sebelum kami masuk ke dalam ruang koleksi, kami harus mengisi buku tamu terlebih dahulu. Harusnya kami membuat kartu anggota saat itu, tapi berhubung antrian banyak, akhirnya kami meminta ijin pada petugas untuk masuk saja. Petugas mengijinkan asal kami tidak meminjam koleksi perpustakaan.
Opac di lantai 2
Di lantai dua, terdapat ruang catalog, ruang baca dan opac yang berderer-deret. Ada banyak sekali lemari catalog. Lalu saya melihat rak catalog yang satu ini unik. Saya agak kagum dengan penataan catalog yang satu ini. Bentuk rak nya melingkar dan kartu katalognya diletakkan dalam sebuah tempat seperti album foto. Selama ini yang saya tau, lemari catalog itu seperti lemari laci yang mempunyai tusuk disetiap lacinya dan katalognya ditusuk pada laci. Emangnya sate?Kok pake ditusuk segala.
Rak katalognya cantik


Selanjutnya kami melanjutkan melihat-lihat perpustakaan ini. Dari lantai pertama sampai lantai ke tujuh. Sayangnya waktu kami saat itu hampir habis, jadi kami harus melanjutkan perjalanan kami ke tempat tujuan selanjutnya. Dan kami bener-bener jalan. Jalan kaki maksudnya. Sampe stasiun manggarai yang letaknya lumayan jauh.

Dari yang kami ketahui, koleksi di perpustakaan ini berupa koleksi terbitan berseri dan koleksi referensi saja. Seperti surat kabar, majalah, buku langka, koleks audio visual, tesis, peta dan lukisan, koleksi berkala mutakhir dan lain sebagainya. Kalaupun ada buku mungkin hanya sedikit. Buku-buku mungkin berada di perpustakaan yang berada di Jl. Merdeka. Jadi koleksi disini tidak bisa dipinjam langsung. Jika kami ingin melihat, kami harus minta bantuan pustakawan untuk membantu mencarikan.

Sebelum kami pulang, kami mendapat informasi bahwa buku-buku yang ada di Jl. Merdeka dipindah digedung sebelah. Tapi setelah kami cek, sepertinya perpustakaan yang digedung sebelah baru tutup. Yah, agak kecewa sih. Udah jauh-jauh kesini ternyata perpustakaannya tutup. Gak bisa bikin kartu anggotanya lagi. Hffffttt. Tapi yaudah sih. Kali aja ada lain kali. Jadi bisa kesini lagi :D
Berhubung Perpusnas RI sudah didapet, selanjutnya pergi ke Perpusnas mana lagi ya? 












0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "