[PERPUSTAKAAN] TAYANGAN TELEVISI KITA
![]() |
| sumber: julianhutabarat.blogspot.com |
Kali ini saya akan membahas
mengenai acara pertelevisian di Indonesia. Karena selama ini saya jarang banget
nonton TV jadi sebenarnya saya tidak terlalu paham dengan program acaranya.
Selama ini saya lebih suka memilih
sendiri tontonan apa yang ingin saya lihat. Tinggal nyari di youtube atau di
warnet lalu tonton lewat notebook atau laptop.
Biasanya sih program acara dari Korea, Thailand, atau Jepang. Entah itu drama, film atau variety show. Alasannya sih sebenernya, karena acaranya lebih kreatif, lebih seru, selain juga karena dirumah gak ada TV sih.
Biasanya sih program acara dari Korea, Thailand, atau Jepang. Entah itu drama, film atau variety show. Alasannya sih sebenernya, karena acaranya lebih kreatif, lebih seru, selain juga karena dirumah gak ada TV sih.
Aneh kah? Biasanya di setiap rumah,
sejelek apapun rumahnya, semiskin apapun orangnya, biasanya TV itu kayak barang
wajib yang harus dipunya. Tapi, di rumah saya dari semenjak kecil, orang tua
saya sudah melarang anak-anaknya untuk menonton acara TV. Jadi daripada nonton
TV, mending nonton film yang bener-bener bagus aja. Yang bisa dipilih sendiri.
Back to topic. Karena alasan itu,
ketika mendapat tugas untuk menonton tayangan televisi, saya menjadi tau bagaimana
buruknya acara televise di Indonesia. Di tugas ini, kami harus mengamati
tayangan mana yang bagus dan mana yang buruk. Beberapa hal yang menurut saya
buruk ditayangannya itu misalnya:
- Di program acara sinetron yang tidak kreatif. Maksud saya bukan hanya alur ceritanya saja yang tidak menarik,tokohnya yang kurang menghayati peran, ekspresi tokoh yang kurang pas, tetapi juga pengemasannya yang menurut saya kurang sreg. Karena saya dulu dari sekolah teknik multimedia, jadi saya tau mana yang pengambilan gambar yang bagus dan jelek. Apalagi saya juga sering melihat drama-drama yang pengemasannya menarik, jadi saya agak bosan dengan sinetron yang gitu-gitu aja.
- Mungkin karena menggunakan bahasa Indonesia yang saya langsung tau artinya tanpa harus baca terjemahan, kalau dalam program acara itu ada yang mengumpat atau sebangsanya, saya jadi langsung bisa mencerna bahwa itu tidak baik. Lah, kalau di program acara yang saya tonton di film dengan bahasa asing, mau mengumpat pun saya tidak tau artinya karena di terjemahan itu bahkan ada sensornya (kadang-kadang).
- Tidak bervariatif. Misalnya satu stasiun televise menyiarkan program acara dengan kemasan yang menarik, sehingga rating tinggi. Lama-kelamaan, stasiun televise lain akan ikutan membuat acara yang serupa dengan nama berbeda. Kalo jaman dulu sih, sering liat AFI, trus ada KDI, dan yang lain-lain.
![]() |
| sumber: www.balairungpress.com |
Bagus
menurut saya kalau acara televise itu kreatif, informative, menghibur, tidak
membosankan, membuat penonton menunggu ingin melihat episode selanjutnya, dan yang
jelas saya suka menontonnya.
Ada
beberapa stasiun televise yang menurut saya mempunyai program acara yang bagus,
seperti Trans TV dan Kompas TV. Karena saya suka program TV-nya yang
bervariatif dan kreatif. Entah acara komedi, berita, film, variety show, sampai
siaran sport. Meskipun memang ada acara yang mengandung unsure bullying, tetapi
program acaranya sebagian besar saya suka.
Jadi
kesimpulannya, menurut saya walaupun ada banyak program acara televise di
Indonesia yang kurang bagus, tetapi masih ada beberapa yang boleh lah dianggap



0 komentar: