Air Terjun-Curug Sidoharjo_kiri-kanan: Holis, Yunus, Iis, Maryam, Ariyadi, Aisyah, Zain _fotografer: Aini

Dadakan Dolan, Perbukitan Menoreh

01.10.00 Unknown 0 Comments

Air Terjun-Curug Sidoharjo_kiri-kanan: Holis, Yunus, Iis, Maryam, Ariyadi, Aisyah, Zain _fotografer: Aini


Senin ini, 19 Januari 2015, kami pergi 'PIKNIK'.
Satu kata yang sangat.. sangat.. sangat.. jarang keluar dari mulut kami.
Beneran. Ini baru pertama kali kami 'piknik' bareng. Biasanya sih, para cowok ini pergi dolan sendiri, makan sendiri. Dan kadang juga yang cewek perginya sendiri juga. Kecuali kalo ada kata 'formalitas' diantara kita. Misalnya acara outbond, nyepedaan, dolan yang memang sudah dibuat kepanitiaannya.
Nah, kalo yang kemaren ini sih bener-bener dadakan. Rencana hari sabtu, berangkatnya hari senin. Jadi berangkat yah berangkat aja. Gak ada embel-embel persiapan bawa jajan banyak, bawa tiker, bawa tenda apalagi. Nentuin kemana mau pergi aja pas otewe-nya.
Rencana seminggu yang lalu sih ya, yang para cewek itu mau pergi ke kebun teh di Kulon Progo, tapi ternyata salah satu dari temen kita ada yang sakit. Batal deh. Eh, gak taunya, para cowok ini ngajak kita main bareng. Jadi, oke-oke aja sih. 
Jadi kita akhirnya pergi ke Suroloyo dan Curug Sidoharjo di Kulon Progo. Bersama rombongan para cowok itu. bareng siapa aja sih? Cuma bersembilan sih. Mas Ari, Mas Holis, Mas Zain, Mas Sholeh, Mas Yunus, Mbak Aisyah, Mbak Aini, Iis, aku tentu aja.

Tujuan pertama, Suroloyo.
 Di seputaran Yogyakarta, Gunung Merapi, Sindoro, Merbabu, dan Sumbing menjadi barometer para pecinta alam. Belum dikatakan naik gunung jika belum sampai puncak-puncaknya. Bagaimana jika Anda tak punya banyak waktu namun ingin merasa dekat dengan keempat puncak itu? Datanglah ke Puncak Suroloyo.

Puncak Suroloyo adalah puncak tertinggi di Perbukitan Menoreh, Yogyakarta. Perbukitan yang memiliki ketinggian kurang lebih 2000 meter dpl ini membentang sepanjang Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dari Puncak Suroloyo, wisatawan bisa melihat Yogyakarta dari atas awan dan bisa melihat langsung keindahan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Meski tidak mudah untuk sampai ke Puncak Suroloyo, begitu sampai di atas seperti lupa dengan ketidakmudahan tadi. Mencapai puncak ini harus melewati jalan kecil berliku dengan jurang di sisi kanan-kirinya. Sudah bisa dilalui motor, namun untuk mobil harus berhati-hati karena lebar jalannya hanya tiga meter saja. Harus berhati-hati sebab alam sekitar begitu indah. Pemandangan khas Pegunungan Menoreh yang berbatu dan bertanah merah, didominasi oleh tanaman keras. --
Dikutip dari berbagai website

Perjalanan pertama sih, aku sama iis sempet heran. "Kulon Progo kok jalannya nggak seperti Gunung Kidul ya?"
Eh taunya, ini emang jalannya belum terlalu masuk ke pegunungannya sih. Abis itu, siap-siap gigi masuk satu, gas ditarik. Sempet stres juga. Soalnya jalannya serem. Emang sih pemandangangan keren, tapi kalo jalan kayak kemaren itu yang naik beneran naik, kalo turun masya Allah kayak terjun. Sampe-sampe capek teriak sama ketawa dijalan.
Pas nyampe di sana, masih kudu naek tangga yang tangganya itu hlo dibuat tinggi-tinggi. Tau kita kakinya pendek, kalo dibuat tinggi-tinggi begini jadi cepet capek. 
Dan yeah, beneran capek. Nyampe diatas pucet. Tapi waktu ngeliat pemandangan sekitar yang, waaaaah.. ditambah udara sama anginnya yang lumayan sejuk jadi lupa kalo kita capek. Jadinya kita istirahat sambil gaje-gajean. Ngobrol gak jelas, selfian. Untung bawa minum sama roti dari rumah, jadi bisa ngegantiin energi stres sama mendakinya.
Kata Mas Zain, dari atas sini itu kita bisa liat daratan DI. Yogyakarta sama Jawa Tengah. Soalnya, kita itu baru ada di perbatasannya Jogja-Jawa Tengah.
Bikin dah kita pesawat dari kertas, trus kita terbangin dari atas gardunya. Wuwwww.. kereeeeen. 
aku-iis-holis-aini-zain
Diatas bukit Suroloyo-gardu pandang
aini-aku-aisyah-iis
Turun dari puncak bukit Suroloyo

Tujuan kedua, Curug Sidoharjo.
Berhubung udah jam 1 siang, kita akhirnya mutusin buat balik, sholat dzuhur. Jam 2nya kita otewe lagi ke Curug Sidoharjo. Ini lagi-lagi emang gak ada planning sama sekali. Jadi, ketimbang sia-sia nyampe di Kulon Progo jauh-jauh pake stres, tapi cuma dapet satu tujuan, mending tambah satu sekalian.
"Air Terjun aka Curug Sidoharjo" 
Dari tempat parkir nih, kita LAGI-LAGI musti pake jalan kaki 700 meter buat nyampe di air terjunnya. Lewatnya di jalan setapak, jadi kita ngikutin itu jalan biar bisa nyampe air terjun.
Pas udah nyampe, waaaaah. Gilaaakkkk!!! Tinggi amat itu tebingnya. Airnya juga deresssss banget. Pake dingin pulak. Dan kita disana juga cuma gajean aja sambil foto-foto. Emang kan tujuan piknik buat gajean aja haha :D
Abis gitu, udah jam 3 kita pulang dah. Abisnya mau lama-lama gak bisa. Mereka ada acara sendiri-sendiri sore itu. Bahkan kita gak sempet makan bareng. Duh...

Air terjun-Curug Sidoharjo _kiri-kanan: Zain, Aisyah, Sholeh, Maryam, Holis, Iis, Ariyadi, Aini _fotografer: Yunus


---vee

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "