BACK P ACKERS LIBRARIAN TRIP TO JAKARTA: DIBALIK PERJALANAN Akhir-akhir ini sudah menjadi tren melakukan petualangan dan per...

[FOOTNOTE] BACKPACKERS LIBRARIAN - TRIP TO JAKARTA (1): Dibalik Perjalanan

19.03.00 Unknown 1 Comments



BACKPACKERS LIBRARIAN
TRIP TO JAKARTA: DIBALIK PERJALANAN


Akhir-akhir ini sudah menjadi tren melakukan petualangan dan perjalanan ke tempat-tempat baru sebagai backpacker. Arti backpacker itu sendiri disebutkan dalam salah satu blog sebagai bepergian atau jalan kaki dengan membawa ransel. Backpacker adalah melakukan perjalanan jauh dari satu kota ke kota lain bisa dinegara sendiri atau ke kota di negara lain dengan biaya yang ditekan se-irit mungkin.
Barang yang dibawa mengunakan ransel yang digendong di punggung. Perjalanan dilakukan dengan berbagai moda transportasi seperti pesawat udara, kereta ataupun bus bahkan sepeda motor. Semua rencana itu disusun sebelumnya dengan banyak mengali data serta survey yang mendalam. (sumber: artsons.wordpress)
 Tujuan backpacker itu selain mencari pengalaman ditempat baru, memperoleh teman baru, juga untuk refresing.


“Backpacker itu artinya ngegembel,” begitu kata Hana.
Untuk pertama kalinya, kami mengadakan backpacker bersama di Jakarta. Tujuan utamanya sih sebenernya cuma ingin mengunjungi Perpustakaan Nasional. Tetapi berhubung Perpusnas ada di Jakarta, dan hanya sia-sia saja jika sudah pergi sejauh itu tidak sekalian berjalan-jalan, jadi kami memutuskan untuk mengunjungi tempat lainnya.
Kami sudah mempunyai rencana ini sejak lama. Beberapa bulan sebelumnya memang kami berencana untuk mengunjungi Perpusnas bersama teman-teman ALUS (Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan) Jogja. Tetapi melihat respon teman-teman yang tidak antusias –karena biaya transportasi yang mahal—jadi kami memutuskan untuk berangkat sendiri.
Kami (Aku, Hana, Ririn, Desy, Arum) berdiskusi lama sebelum menentukan waktu keberangkatan kami. Antara ‘ya’ dan ‘tidak’ pergi pada akhir semester kuliah atau pertengahan semester. Setelah mencari-cari harga tiket, beruntunglah kami mendapatkan tiket murah. Setujulah akhirnya kami pergi bulan Maret 2015 ini, pada pertengahan semester.
Awalnya agak ragu-ragu juga. Apakah kami yakin hanya pergi berlima aja? Sedangkan Jakarta itu tidak seaman yang kami bayangkan. Kami tidak bisa pergi, apalagi kami perempuan semua. Akhirnya, dengan rayuan Ririn, kami berhasil menggaet empat orang lagi. Fais, Bastian, Fajar, dan Kunto memutuskan untuk ikut perjalanan kami.
Kami menjelaskan rencana perjalanan kami pada mereka berempat. Kami mengumpulkan uang yang ada dikantong kami dan memutuskan untuk langsung membeli tiketnya sebelum tiket itu habis.
Pulang kuliah, Bastian memberitahu bahwa Yeni juga ingin ikut. Jadi fikslah akhirnya kami pergi bersepuluh. Sore itu juga, kami membeli tiket ke stasiun Lempuyangan. Akhirnya, tiket ada ditangan.
“Ini rencana gilak,” begitu kataku selama diskusi dan perjalanan dari dan ke stasiun untuk membeli tiket.
kaki ini akan menginjakkan tanah Jakarta sebagai backpacker
Kenapa aku mengatakan gila? Sebenernya karena rencana ini langsung mereka setujui. Tanpa pertimbangan, mereka berlima langsung mengatakan ‘ya’ pada kami. Itu yang bikin aku geleng-geleng kepala tak mengerti.
Dan begitulah awal mula kami melakukan perjalanan ini.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "