[FICTION] IN THE NIGHT SKY
![]() |
| sumber gambar: pixabay.com |
Memandang langit menjadi hobinya
tiap malam. Sebelum jarum menunjukkan pukul sembilan, ia belum mau beranjak
dari tempat itu. Entah sejak kapan ia sangat menyukai malam yang cerah. Menurutnya,
ketika langit malam tidak terhalang mendung, ia seperti merasa perasaan hangat.
Perasaan yang dia sendiri tidak tahu perasaan apa yang tengah dirasakannya.
Malam itu gadis itu beruntung.
Langit terlihat cerah setelah beberapa hari hujan turun di setiap malam musim
gugur itu. Ia melihat langit, memandang bulan seolah bulan itu terlihat wajah
seseorang yang juga sedang memandangnya. Mungkin gadis itu merindukan
seseorang.
Ia merindukan bagaimana suara orang
itu, senyumnya, matanya yang tajam, bau parfumnya, dan segala yang pernah ia
alami bersama orang itu. Ia berharap orang itu juga menatap langit, sama
seperti yang ia lakukan.
Ia mengucapkan sebuah kalimat.
Kalimat yang hanya bisa ia dengar. Kalimat yang mungkin akan terbawa angin yang
menerpa. Menghempaskannya pada orang yang tepat. Aku merindukanmu, jadi
rindukan aku juga.
*
Laki-laki itu menyembulkan kepalanya
dari jendela kamarnya. Dilihatnya langit malam yang selalu cerah akhir-akhir
ini. Memandang langit bertabur bintang dan penuh cahaya bulan. Laki-laki itu
mengucapkan sebaris kalimat. Aku merindukanmu disini.


0 komentar: